Bahasa Indonesia Untuk Penulisan Karya Ilmiah
Synopsis
SPESIFIKASI BUKU
◉ Harga : Rp 65.000
◉ Ukuran : 14,8 cm x 21 cm
◉ Jumlah Halaman : 146 hal
◉ Ketebalan Buku : 1 cm
◉ ISBN : 978-623-448-926-2
◉ Deskripsi Buku : Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Allah, Tuhan Yang Maha Esa. Berkat limpahan karunia-Nya, penulis dapat menyelesaikan buku Bahasa Indonesia Untuk Penulisan Karya Ilmiah. Buku ajar ini disusun untuk menambah khasanah ilmu pengetahuan berbahasa Indonesia. Tujuan penulisan buku ini adalah mahasiswa terampil menulis karya ilmiah. Namun, di samping proses untuk mencapai menulis karya ilmiah tersebut bahan ajar ini memiliki tujuan agar mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia mampu membina dan mengembangkan bahasa Indonesia. Istilah pembinaan dan pengembangan sering kita dengar dalam kehidupan berbahasa sehari-hari. Kata pembinaan tentu saja berhubungan erat dengan kegiatan membina, sedangkan kata pengembangan sangat berhubungan dengan kegiatan mengembangkan bahasa. Usaha pembinaan bahasa berkenaan dengan pelaksanaan kegiatan penyebaran bahasa Indonesia ke khalayak sasaran dengan berbagai cara seperti usaha penyuluhan, penataran, dan pendemonstrasian. Usaha pengembangan bahasa diarahkan kepada usaha peningkatan kelengkapan bahasa. Dengan sasaran yang ditentukan di atas, kegiatan pembinaan itu mempunyai target tertentu. Target pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia antara lain: (1) menumbuhkan sikap bahasa. Sikap itu memiliki tiga komponen, yaitu komponen kognitif, afektif, dan perilaku. Komponen kognitif adalah pengetahuan kita tentang bahasa secara keseluruhan sampai dengan penggolongan serta hubungan-hubungan bahasa tersebut sebagai bahasa Indonesia, bahasa asing, atau bahasa daerah. Komponen afektif menyangkut perasaan atau emosi yang mewarnai atau menjiwai pengetahuan dan gagasan yang terdapat di dalam komponen kognitif. Komponen afektif menyangkut nilai rasa, baik atau tidak baik, suka atau tidak suka. Apabila iii seseorang memiliki nilai rasa baik atau suka terhadap sesuatu atau keadaan, orang tersebut dikatakan memiliki sikap positif. Sebaliknya, apabila orang itu memperlihatkan ketidaksukaannya, orang tersebut dikatakan memiliki sikap negatif. Target yang hendak dicapai dalam kegiatan pembinaan‖ bahasa yang amat penting adalah menumbuhkan sikap yang positif terhadap bahasa Indonesia. Sikap positif tersebut tidak dapat diukur dengan angkaangka, tetapi dapat dilihat dalam komponen perilaku. Komponen perilaku berhubungan erat dengan kecenderungan berbuat atau beraksi dengan cara tertentu. (2) standardisasi bahasa, yaitu terciptanya suatu bahasa baku. Pembakuan bahasa tersebut mencakup berbagai unsur dan aspek, seperti aspek ejaan, aspek struktur, dan aspek diksi.