Kampus Konservasi: Identitas, Budaya, dan Partisipasi Sosial

Authors

Widya Maya Ningrum; Irfan Nursetiawan; Muhammad Zaki Rahman; Lilies Youlia Friatin; Andi Rustandi

Synopsis

SPESIFIKASI BUKU

Harga                    : Rp 65.000

Ukuran                  : 14,8 cm x 21 cm 

Jumlah Halaman : 165 hal

Ketebalan Buku  : 1  cm

ISBN                       : 978-634-239-184-6

Deskripsi Buku   : Buku ini lahir dari keyakinan bahwa kampus bukan hanya tempat belajar ilmu pengetahuan, melainkan juga ruang untuk menumbuhkan kepedulian terhadap alam, budaya, dan masyarakat. Konservasi di sini dimaknai secara luas, mencakup upaya menjaga lingkungan, merawat tradisi, serta memperkuat identitas yang membentuk karakter bangsa. Melalui narasi yang mengalir, pembaca diajak menelusuri berbagai bentuk partisipasi sosial dan kearifan lokal yang hidup di sekitar kampus konservasi. Nilai-nilai tersebut menunjukkan bahwa budaya dan alam bukanlah dua hal yang terpisah, melainkan saling melengkapi dan memperkaya kehidupan manusia. Harapannya, buku ini dapat menjadi inspirasi sekaligus penggerak, agar semakin banyak pihak yang terlibat dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan budaya. Dengan semangat kebersamaan, kita semua dapat menjadi bagian dari gerakan konservasi yang bukan hanya menyelamatkan bumi, tetapi juga mewariskan jati diri bangsa kepada generasi mendatang.

 

REFERENSI :

Aberšek, B., & Flogie, A. (2022). Human awareness, energy and environmental attitudes. Springer International Publishing. https://doi.org/10.1007/978-3-031-05871-4

Aggata, V. (2021). Nilai kearifan lingkungan pada tradisi masyarakat dalam pengelolaan hutan Bukit Penyabung di Desa Pelangas. Jurnal Sosial dan Sains (SOSAINS), 1(2), 121–129. https://doi.org/10.59188/jurnalsosains.v1i2.32

Agrawal, A., & Gibson, C. C. (1999). Enchantment and disenchantment: The role of community in natural resource conservation. World Development, 27(4), 629–649. https://doi.org/10.1016/S0305-750X(98)00161-2

Ahsani, E. L. F., Pertiwi, R. P., Dewi, K., & Yuliyanti, N. (2024). Literasi sains inklusif berbasis kearifan lokal. Cahya Ghani Recovery.

Al Fawareh, A. J., Dakamsih, N. J., & Alkouri, A. M. (2023). Ecocriticism in modern English literature. Theory and Practice in Language Studies, 13(3), 783–788. https://doi.org/10.17507/tpls.1303.28

Alhazmi, A. A., & Kaufmann, A. (2022). Phenomenological qualitative methods applied to the analysis of cross-cultural experience in novel educational social contexts. Frontiers in Psychology, 13, 785134. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2022.785134

Annisa, W., & Endang, W. (2022). Pengelolaan sumber daya air berbasis kearifan lokal sebagai modal untuk pembangunan berkelanjutan. Jurnal Hukum dan Konstitusi, 5(1), 129–144. https://doi.org/10.24090/volksgeist.v5i1.6074

Arnstein, S. R. (1969). A ladder of citizen participation. Journal of the American Institute of Planners, 35(4), 216–224. https://doi.org/10.1080/01944366908977225

Artikel di Nature Reviews Biodiversity mendesak pemikiran ulang perencanaan konservasi. (n.d.). Diambil 13 April 2025, dari https://www.maraujolab.eu/2025/03/31/commentary-in-nature-reviews-biodiversity-urges-rethink-of-conservation-planning/

Arts, B., Buizer, M., Horlings, L., Ingram, V., van Oosten, C., & Opdam, P. (2017). Landscape approaches: A state-of-the-art review. Annual Review of Environment and Resources, 42, 439–463. https://doi.org/10.1146/annurev-environ-102016-060932

Arum Pratiwi, S. A. (2020). Perilaku kehamilan, persalinan, dan nifas terkait dengan budaya kesehatan pada masyarakat Jawa di Kabupaten Sukoharjo.

Aryanta, I. W. R., & Redi, W. (2019). Manfaat jahe untuk kesehatan. Widya Kesehatan, 1(2), 39–43.

Asmara, G., Abdullah, I., Abdullah, L. M. H., & Putro, W. D. (2018). Pemberdayaan lembaga adat dalam pengelolaan sumber daya alam pesisir di Desa Mertak, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok. Prosiding PKM, 1, 1881.

Astuti, A., Aryani, R., Fitri, R. D., Amalina, N., Mardiah, A., Aji, S. P., & Rahmawati, R. S. N. (2022). Kebidanan komunitas. Get Press.

Berkes, F., Colding, J., & Folke, C. (2000). Rediscovery of traditional ecological knowledge as adaptive management. Ecological Applications, 10(5), 1251–1262. https://doi.org/10.1890/1051-0761(2000)010[1251:ROTEKA]2.0.CO;2

Bexell, M., & Jönsson, K. (2017). Responsibility and the United Nations’ Sustainable Development Goals. Forum for Development Studies, 44(1), 13–29. https://doi.org/10.1080/08039410.2016.1252424

Blackburn, A., Jones, L., Morton, V. H., Morris, R. K., Yates, D., & Delicate, A. (2025). Exploring women’s, birth partners’, and healthcare professionals’ views and experiences of childbirth-related perineal trauma care provision in high-income countries: A qualitative systematic review and thematic synthesis. Women and Birth, 38(3), 101907.

Brown, M. B., Morrison, J. C., Schulz, T. T., Cross, M. S., Püschel-Hoeneisen, N., Suresh, V., & Eguren, A. (2022). Using the Conservation Standards Framework to address the effects of climate change on biodiversity and ecosystem services. Climate, 10(2), 13. https://doi.org/10.3390/cli10020013

Brusseau, M. L. (2019). Sustainable development and other solutions to pollution and global change. Dalam Environmental and pollution science. https://doi.org/10.1016/B978-0-12-814719-1.00032-X

Bučas, J. (2006). Problem of green cultural heritage. Journal of Architecture and Urbanism, 30(1). https://doi.org/10.3846/13921630.2006.10697058

Carlsson, L. (2005). Co-management: Concept and methodological implication. Journal of Environmental Management, 75(1), 65–76. https://doi.org/10.1016/j.jenvman.2004.11.008

Published

February 3, 2026

Details about the available publication format: Pratinjau Buku

Pratinjau Buku

Physical Dimensions

Details about the available publication format: Beli Buku

Beli Buku

Physical Dimensions