Resiliensi Usahatani Cabai Merah di Tengah Variabilitas Iklim: Analisis Risiko, Adaptasi, dan Strategi Mitigasi Berbasis Bukti
Synopsis
SPESIFIKASI BUKU
Harga : Rp 45.000
Ukuran : 14 cm x 21 cm
Jumlah Halaman : 86 hal
Ketebalan Buku : 1 cm
ISBN : On Proses
Deskripsi Buku :
Perubahan iklim global telah memberikan dampak nyata terhadap sistem pertanian, mulai dari perubahan pola musim, peningkatan suhu, hingga ketidakpastian curah hujan. Kondisi ini berdampak langsung terhadap produktivitas, stabilitas produksi, serta kesejahteraan petani. Komoditas cabai merah sebagai salah satu penyumbang inflasi nasional juga menjadi sangat rentan terhadap variabilitas iklim, sehingga membutuhkan pendekatan yang komprehensif dan berbasis data dalam pengelolaannya.
Buku ini disusun dengan pendekatan ilmiah yang integratif, memadukan analisis iklim, aspek agronomi, ekonomi, serta kebijakan. Pembahasan diawali dengan gambaran global mengenai perubahan iklim dan dampaknya terhadap sistem pangan, dilanjutkan dengan analisis variabilitas iklim di Indonesia, serta kajian mendalam mengenai ekologi dan fisiologi tanaman cabai merah. Selanjutnya, buku ini juga mengulas peran ekonomi cabai, metode penelitian berbasis mixed methods, serta analisis data empiris terkait dampak iklim terhadap produksi cabai.
Lebih lanjut, buku ini menyajikan analisis kerentanan wilayah, risiko sosial ekonomi petani, serta permasalahan degradasi lahan yang menjadi tantangan utama dalam pengembangan usahatani cabai. Tidak hanya itu, buku ini juga menawarkan berbagai solusi berbasis bukti, seperti penerapan teknologi adaptif, penggunaan varietas tahan iklim, diversifikasi usaha tani, hingga pemanfaatan sistem informasi iklim dan digitalisasi pertanian.
Sebagai bagian penting, buku ini juga membahas integrasi kebijakan dan pembangunan berkelanjutan, termasuk pendekatan Climate-Smart Agriculture (CSA), serta model konseptual resiliensi usahatani cabai yang dapat menjadi acuan dalam perencanaan jangka panjang. Dengan demikian, buku ini tidak hanya bersifat deskriptif, tetapi juga memberikan rekomendasi strategis yang aplikatif bagi pengambil kebijakan, akademisi, maupun praktisi di bidang pertanian.