Dasar Dan Inovasi Teknologi Pembenihan Tanaman
Synopsis
SPESIFIKASI BUKU
Harga : Rp 95.000
Ukuran : 14,8 cm x 21 cm
Jumlah Halaman : 195 hal
Ketebalan Buku : 1 cm
ISBN : On Proses
Deskripsi Buku : Buku ini disusun sebagai salah satu sumber referensi yang membahas konsep dasar pembenihan tanaman sekaligus perkembangan inovasi teknologi yang semakin berperan penting dalam mendukung produktivitas dan keberlanjutan sektor pertanian. Benih merupakan salah satu faktor utama yang menentukan keberhasilan budidaya tanaman. Benih yang berkualitas tidak hanya mampu meningkatkan hasil produksi, tetapi juga memberikan ketahanan yang lebih baik terhadap berbagai tantangan lingkungan dan serangan organisme pengganggu tanaman. Oleh karena itu, pemahaman mengenai prinsipprinsip dasar pembenihan, mulai dari produksi, pengolahan, penyimpanan, pengujian mutu, hingga distribusi benih, menjadi sangat penting bagi pelaku pertanian, mahasiswa, pendidik, peneliti, maupun masyarakat umum yang memiliki perhatian terhadap bidang pertanian. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah menghadirkan berbagai inovasi dalam sistem pembenihan tanaman. Teknologi pemuliaan modern, pengujian kualitas benih berbasis laboratorium, teknik pelapisan benih, penyimpanan terkendali, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam manajemen perbenihan merupakan beberapa contoh inovasi yang telah memberikan kontribusi besar dalam meningkatkan kualitas dan ketersediaan benih.
REFERENSI :
Alimuddin, S., & Edy, E. (2023). Invigorasi benih jagung manis (Zea mays L. Saccharata Sturt) pada berbagai jenis priming organik dan lama perendaman. AGROTEK: Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian, 7(2), 141–149. https://doi.org/10.33096/agrotek.v7i2.352
Ambarita, A. A., & Trisnaningsih, U. (2026). Identifikasi penyakit pada tahap roguing dan panen benih tanaman tembakau (Nicotiana tabacum L.) varietas Tegar A1, Tegar D2, dan Himar di kebun sumber benih. Paspalum: Jurnal Ilmiah Pertanian, 14(1), 491–500. https://doi.org/10.35138/paspalum.v14i1.1259
Hamid, K., Wartapa, A., & Wijayanto, B. (2022). Aplikasi pupuk NPK pada tanaman tomat (Lycopersicon esculentum Mill.) terhadap mutu benih. Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, 29(2), 1–8. https://doi.org/10.55259/jiip.v29i2.9
Jasmi, J., & Zuraidah, S. (2024). Viabilitas benih tanaman cabai merah akibat lama paparan dan jenis musik. Jurnal Agrotek Lestari, 10(1), 61–68. https://doi.org/10.35308/jal.v10i1.8264
Kurnianingrum, I., & Rosya, A. (2024). Optimalisasi pemberian zat pengatur tumbuh alami untuk perlakuan benih tomat (Solanum esculentum) dengan variasi konsentrasi guna peningkatan viabilitas benih. Jurnal Ilmiah Hijau Cendekia, 9(1), 65–72. https://doi.org/10.32503/hijau.v9i1.4912
Liana, N. F. M., Anwar, S., & Kusmiyati, F. (2022). Pengaruh hormon alami dan lama perendaman benih cabai merah (Capsicum annuum L.) kedaluwarsa terhadap perkecambahan, pertumbuhan, dan produksinya. Jurnal Ilmiah Pertanian, 19(3), 155–164. https://doi.org/10.31849/jip.v19i3.10569
Nurdin, M., Kusuma, A. Y., Ermawati, E., & Maryono, T. (2023). Keragaman jamur terbawa benih pada empat varietas benih padi asal produsen benih padi di Lampung. Jurnal Agrotek Tropika, 11(1), 97–104. https://doi.org/10.23960/jat.v11i1.6048
Palallo, M. M. M., Patang, P., & Mukhlis, A. M. A. (2024). Pengaruh alat semai otomatis berbasis mikrokontroler terhadap pertumbuhan benih dalam sistem hidroponik. Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian, 10(2), 155–166. https://doi.org/10.26858/jptp.v10i2.654
Perdana, M. A., Moeljani, I. R., & Soedjarwo, D. P. (2023). Pengaruh masa simpan dan suhu simpan terhadap viabilitas dan vigor benih coating kedelai. Jurnal Agrium, 20(1), 1–7.
Pramono, E., Manik, T. K. B., Hadi, M. S., & Salsabila, E. F. (2024). Pengaruh kombinasi populasi tumpangsari kedelai–singkong pada pertumbuhan dan hasil benih tanaman kedelai serta hasil umbi singkong. Jurnal Agrotropika, 23(1), 141–153. https://doi.org/10.23960/ja.v23i1.8321
Ramdan, E. P., Kanny, P. I., Pribadi, E. M., & Budiman, B. (2022). Peranan suhu dan kelembaban selama penyimpanan benih kedelai terhadap daya kecambah dan infeksi patogen tular benih. Jurnal Agrotek Tropika, 10(3), 389–394. https://doi.org/10.23960/jat.v10i3.5136
Sajuri, S., Mawaripta, H. D., Supriyanto, E. A., & Jazilah, S. (2022). Respon pertumbuhan tanaman kangkung (Ipomoea reptans Poir.) pada perlakuan jumlah benih dan nutrisi dengan sistem hidroponik sumbu di wilayah pesisir. AGROTEK: Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian, 6(1), 83–89. https://doi.org/10.33096/agrotek.v6i1.178
Susantok, M., Wibowo, A. U. A., & Akbar, M. (2025). Peningkatan akurasi sistem pemantauan suhu dan kelembapan pada laboratorium pengujian benih tanaman menggunakan inversi regresi linier. Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, 12(1), 153–164. https://doi.org/10.25126/jtiik.2025129083
Yulianto, R. A., Sudarti, S., & Yushardi, Y. (2022). Potensi medan magnet extremely low frequency (ELF) untuk mempercepat pertumbuhan tanaman. OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika, 6(2), 150–157. https://doi.org/10.37478/optika.v6i2.2191
Zunita, V. T., Supriyadi, S., Rahman, F. A., & Yuhardi, E. (2024). Pengaruh bahan pelapis benih terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung (Zea mays L.) pada cekaman salin. JTSL (Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan), 11(2), 433–442. https://doi.org/10.21776/ub.jtsl.2024.011.2.14