Dasar-dasar Penyuluhan Pertanian
Synopsis
SPESIFIKASI BUKU
Harga : Rp 95.000
Ukuran : 18 cm x 25 cm
Jumlah Halaman : 187 hal
Ketebalan Buku : 1 cm
ISBN : On Proses
Deskripsi Buku : Kehadiran buku ini merupakan salah satu bentuk kontribusi penulis dalam mendukung pengembangan ilmu penyuluhan pertanian sebagai salah satu disiplin ilmu yang memiliki peran strategis dalam pembangunan sektor pertanian di Indonesia. Penyuluhan pertanian bukan sekadar kegiatan penyampaian informasi kepada petani, tetapi merupakan proses pendidikan nonformal yang bertujuan memberdayakan masyarakat agar mampu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, sikap, dan kemandirian dalam mengelola usaha tani secara berkelanjutan. Sektor pertanian hingga saat ini masih menjadi salah satu pilar utama pembangunan nasional. Pertanian tidak hanya berperan dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, tetapi juga menjadi sumber mata pencaharian bagi jutaan penduduk Indonesia serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Di tengah berbagai tantangan global seperti perubahan iklim, alih fungsi lahan, perkembangan teknologi digital, serta dinamika pasar yang semakin kompetitif, dibutuhkan sumber daya manusia pertanian yang adaptif, inovatif, dan memiliki kemampuan untuk mengelola perubahan. Dalam konteks tersebut, penyuluhan pertanian memegang peranan penting sebagai jembatan antara perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan praktik yang diterapkan oleh para pelaku utama dan pelaku usaha di bidang pertanian. Buku ini disusun untuk memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai konsep dasar penyuluhan pertanian, mulai dari landasan filosofis, sejarah perkembangan, tujuan, prinsip, fungsi, metode, media penyuluhan, hingga kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang penyuluh pertanian. Selain itu, pembahasan juga diarahkan pada perkembangan paradigma penyuluhan pertanian di era modern yang menekankan pendekatan partisipatif, pemberdayaan masyarakat, pemanfaatan teknologi informasi, serta penguatan kelembagaan petani sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan.
REFERENSI :
Brown, J. W., Lewis, R. B., & Harcleroad, F. F. (1983). Audiovisual instruction: Technology, media, and method. McGraw-Hill.
Budi, S. (2018). Penyuluhan pertanian: Teori dan penerapannya. CV Sefa Bumi Persada.
Departemen Pertanian. (2000). Revitalisasi pertanian. BP SDM Pertanian Departemen Pertanian.
Departemen Pertanian. (2001). Penyuluhan pertanian. Yayasan Pengembangan Sinar Tani.
Gitosaputro, S., & Lestari, I. (2018). Dinamika penyuluhan pertanian: Dari era kolonial sampai dengan era digital. Aura Publishing.
Gunadi, A. (1985). Pedoman pembuatan foto berwarna proses negatif. Gramedia.
Gunadi, A. (1989). Visual audio dan pedoman penggunaan alat bantu penyuluhan. BPLPP.
Hamzah, S. (1981). Media audiovisual untuk pengajaran, penerangan, dan penyuluhan. Gramedia.
Harjati, S. (2002). Sejarah dan pengertian penyuluhan pertanian. Universitas Terbuka.
Iswarahadi, T. G. (1982). Media murah. Kanisius.
Mardikanto, T. (1993). Penyuluhan pembangunan pertanian. Sebelas Maret University Press.
Mardi, K. (1992). Wawancara video dengan satu kamera. Kanisius.
Nuraeni, I. (2002). Pengertian media penyuluhan pertanian. Universitas Terbuka.
Olivera, M. (1989). Group media. Kanisius.
Pusat Pendidikan Pertanian, Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Kementerian Pertanian. (2017). Buku ajar evaluasi penyuluhan pertanian. Kementerian Pertanian.
Rogers, E. M. (2003). Diffusion of innovations (5th ed.). Free Press.
Rogers, E. M., & Shoemaker, F. F. (1987). Memasyarakatkan ide-ide baru. Usaha Nasional.
Sadiman, A. S. (1990). Media pendidikan. CV Rajawali.
Salkind, N. J. (1985). Theories of human development. John Wiley & Sons.
Sastraatmadja, E. (1986). Penyuluhan pertanian. Alumni.
Slamet, M. (1978). Komunikasi, adopsi, dan difusi inovasi. Proyek Pembinaan Pendidikan dan Latihan Pertanian.
Slamet, M. (2001). Memantapkan posisi dan meningkatkan peran penyuluhan pembangunan.
Slamet, M. (2001, 21 Oktober). Paradigma baru penyuluhan pertanian di era otonomi daerah. Makalah disajikan pada Seminar PERHIPTANI 2001, Tasikmalaya, Jawa Barat.
Soekartawi. (1988). Prinsip dasar komunikasi pertanian. UI Press.
Sudjana, N., & Rivai, A. (1980). Media pengajaran (Penggunaan dan pembuatannya). Sinar Baru.
Sularko. (1980). Audiovisual. Bina Cipta.
Sumardjo, Baga, L. M., & Mulyandari, R. S. H. (2009). Cyber extension: Peluang dan tantangan dalam revitalisasi penyuluhan pertanian. IPB Press.
Sumardjo, & Mulyandari, R. S. H. (2011). Pengembangan sistem informasi untuk meningkatkan keberdayaan petani sayuran dalam proses pengambilan keputusan usahatani. Kerja sama Badan Litbang Pertanian Kementerian Pertanian dengan CARE IPB melalui proyek KKP3T.
Van den Ban, A. W., & Hawkins, H. S. (1999). Penyuluhan pertanian. Kanisius.
Van der Volk, J. (1992). Produksi film video. Kanisius.
Widodo, S. (2000). Diktat media penyuluhan. STPP.
Wiriaatmadja, S. (1973). Pokok-pokok penyuluhan pertanian. CV Yasaguna.
Williams, B. K., & Sawyer, S. C. (2007). Using information technology: A practical introduction to computers and communications (edisi terjemahan Indonesia). Andi.