Kemandirian Fiskal Daerah (Konsep, Potensi, Dan Strategi)
Synopsis
SPESIFIKASI BUKU
Harga : Rp 65.000
Ukuran : 14,8 cm x 21 cm
Jumlah Halaman : 109 hal
Ketebalan Buku : 1 cm
ISBN : On Proses
Deskripsi Buku : Buku ini disusun sebagai upaya untuk memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai pentingnya kemandirian fiskal daerah dalam mendukung pelaksanaan otonomi daerah di Indonesia. Dalam era desentralisasi fiskal, kemampuan daerah dalam mengelola potensi pendapatan secara optimal menjadi faktor kunci untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, adil, dan merata. Oleh karena itu, pembahasan dalam buku ini tidak hanya menitikberatkan pada aspek konseptual, tetapi juga menggali potensi yang dimiliki daerah serta merumuskan strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kemandirian fiskal. Penulis menyadari bahwa tantangan dalam mewujudkan kemandirian fiskal daerah tidaklah sederhana. Ketergantungan terhadap transfer pemerintah pusat, keterbatasan sumber daya manusia, serta belum optimalnya pengelolaan potensi ekonomi daerah menjadi beberapa isu yang masih perlu mendapatkan perhatian serius. Melalui buku ini, diharapkan pembaca dapat memperoleh wawasan yang lebih luas serta referensi yang bermanfaat dalam memahami dinamika fiskal daerah.
REFERENSI :
-
Musgrave, R. A. (1959). The theory of public finance: A study in public economy. McGraw-Hill.
-
Musgrave, R. A. (1961). Approaches to a fiscal theory of political federalism. In Public finances: Needs, sources, and utilization. Princeton University Press.
-
Oates, W. E. (1972). Fiscal federalism. Harcourt Brace Jovanovich.
-
Oates, W. E. (1999). An essay on fiscal federalism. Journal of Economic Literature, 37(3), 1120–1149. https://doi.org/10.1257/jel.37.3.1120
-
Oates, W. E. (2005). Toward a second-generation theory of fiscal federalism. International Tax and Public Finance, 12(4), 349–373. https://doi.org/10.1007/s10797-005-1619-9
-
Oates, W. E. (2006). On the theory and practice of fiscal decentralization (IFIR Working Paper). University of Maryland.
-
Oates, W. E. (2011). Fiscal federalism (Reprint ed.). Edward Elgar Publishing.
-
Samuelson, P. A. (1954). The pure theory of public expenditure. The Review of Economics and Statistics, 36(4), 387–389.
-
Samuelson, P. A. (1955). Diagrammatic exposition of a theory of public expenditure. The Review of Economics and Statistics, 37(4), 350–356.
-
Tiebout, C. M. (1956). A pure theory of local expenditures. Journal of Political Economy, 64(5), 416–424.
-
Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara.
-
Republik Indonesia. (2022). Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah.
-
Republik Indonesia. (2014). Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
-
Republik Indonesia. (2004). Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah.
-
Republik Indonesia. (2019). Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.
-
Republik Indonesia. (2024). Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2024 tentang Harmonisasi Kebijakan Fiskal Daerah.
-
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. (2020). Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020–2024. Bappenas.
-
Kementerian Keuangan Republik Indonesia. (2023). Laporan APBN dan Transfer ke Daerah (TKD). Kementerian Keuangan RI.
-
Badan Pusat Statistik. (2024). Statistik Keuangan Pemerintah Daerah. BPS.
-
Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan. (2023). Informasi APBD dan Transfer ke Daerah. Kementerian Keuangan RI.
-
Halim, A. (2012). Akuntansi keuangan daerah. Salemba Empat.
-
Mardiasmo. (2018). Otonomi dan manajemen keuangan daerah. Andi.
-
Mahmudi. (2016). Analisis laporan keuangan pemerintah daerah. UPP STIM YKPN.
-
Nordiawan, D., & Hertianti, A. (2018). Akuntansi sektor publik. Salemba Empat.
-
Bastian, I. (2014). Sistem akuntansi sektor publik. Salemba Empat.
-
Simanjuntak, R. (2010). Desentralisasi fiskal di Indonesia. UI Press.
-
Suparmoko. (2015). Ekonomi publik untuk keuangan daerah. BPFE.
-
Kuncoro, M. (2014). Otonomi daerah. Erlangga.
-
Saragih, J. P. (2003). Desentralisasi fiskal dan keuangan daerah. Ghalia Indonesia.
-
Riyanto, B. (2019). Ekonomi publik dan keuangan negara. Rajawali Pers.
-
Darise, N. (2008). Akuntansi keuangan daerah. Indeks.
-
Halim, A., & Kusufi, M. S. (2017). Akuntansi sektor publik. Salemba Empat.
-
Kaho, J. R. (2010). Otonomi daerah. Rajawali Pers.
-
Widodo, J. (2011). Analisis kebijakan publik. Bayumedia Publishing.
-
Santosa, P. (2012). Administrasi publik. Refika Aditama.
-
Jeddawi, M. F. H. (2020). Alternatif strategi menekan kesenjangan kemandirian fiskal. Jurnal Pallangga Praja.
-
Anggraini, A. D., et al. (2016). Analisis kemandirian fiskal. Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman.
-
Qisthina, F. A., et al. (2020). Kemandirian keuangan daerah. Jurnal Ekobis.
-
Putra, S. A., et al. (2023). Relevansi kemandirian fiskal. Jurnal Terapan Pemerintahan Minangkabau.
-
Saragih, R., et al. (2023). Ketergantungan fiskal daerah. Jurnal Liabilities.
-
Arrow, K. J. (1970). The organization of economic activity: Issues pertinent to the choice of market versus non-market allocation (Working Paper).
-
Baskaran, T. (2010). On the link between fiscal decentralization and public debt in OECD countries. Public Choice, 145(3–4), 351–378. https://doi.org/10.1007/s11127-010-9636-8
-
Eyraud, L., & Lusinyan, L. (2013). Vertical fiscal imbalance and fiscal performance in advanced economies. Journal of Monetary Economics, 60(5), 571–587. https://doi.org/10.1016/j.jmoneco.2013.04.004
-
Rodríguez-Pose, A., & Ezcurra, R. (2010). Does decentralization matter for regional disparities? Journal of Economic Geography, 10(5), 619–644. https://doi.org/10.1093/jeg/lbp049
-
Canavire-Bacarreza, G., Martínez-Vázquez, J., & Yedgenov, B. (2017). Identifying and disentangling the impact of fiscal decentralization on economic growth. World Development, 96, 191–206. https://doi.org/10.1016/j.worlddev.2017.03.006
-
Martínez-Vázquez, J., Lago-Peñas, S., & Sacchi, A. (2017). The impact of fiscal decentralization: A survey. Journal of Economic Surveys, 31(4), 1095–1129. https://doi.org/10.1111/joes.12182
-
Tiebout, C. M. (2011). Local public goods and fiscal competition theory updates. Dalam literatur modern fiscal federalism (reprint context).
-
Faguet, J.-P. (2014). Decentralization and governance. World Development, 53, 2–13. https://doi.org/10.1016/j.worlddev.2013.01.002
-
Weingast, B. R. (2014). Second-generation fiscal federalism. Journal of Public Economics, 118, 34–49. https://doi.org/10.1016/j.jpubeco.2014.06.003
-
Bird, R. M., & Vaillancourt, F. (Eds.). (2010). Fiscal decentralization in developing countries. Cambridge University Press.