Nusantara dalam Pusaran Abad ke-19: Dari Daendels hingga Politik Pintu Terbuka
Synopsis
SPESIFIKASI BUKU
Harga : Rp 70.000
Ukuran : 14,8 x 21 cm
Jumlah Halaman : 138 hal
Ketebalan Buku : 1,4 cm
ISBN : On Proses
Abad ke-19 merupakan salah satu periode yang paling menentukan dalam perjalanan sejarah Nusantara. Pada masa inilah terjadi perubahan besar dalam sistem pemerintahan, ekonomi, sosial, dan politik sebagai dampak dari semakin menguatnya kolonialisme. Dimulai dari kebijakan-kebijakan Herman Willem Daendels yang membangun fondasi administrasi dan pertahanan kolonial, berlanjut pada masa pemerintahan Inggris di bawah Thomas Stamford Raffles, penerapan Sistem Tanam Paksa (Cultuurstelsel), hingga lahirnya Politik Pintu Terbuka yang membuka jalan bagi masuknya modal swasta asing ke Hindia Belanda. Periode ini menjadi tonggak penting yang membentuk wajah Indonesia modern.
References
Dewi, M. T. (2016). SUIKERSYNDICAAT HINDIA BELANDA 1870 - 1941. AVATARA, e-Journal Pendidikan Sejarah, Volume 4, 658.
Masyrullahushomad, & Sudrajat. (2019). Penerapan Agrarische Wet (Undang-Undang Agraia) 1870: Periode Awal Swastanisasi Perkebunan Di Pulau Jawa. HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah, 7(2).
Simarmata, D. A., Juan Andrian Manik, & Nababan, R. E. (2025). Kebijakan Agraria 1870 dan Dampaknya terhadap Mobilitas Sosial Masyarakat Jawa. JERUMI: Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary, 3(2), 353–358.
Tasnur, I., Apriyanto, J., & Raffi, N. (2022). Liberalisme dan Monetisasi Ekonomi di Hindia Belanda (1870-1900). Keraton: Journal of History Education and Culture, 4(2), 71–78.
Tricahyono, D. (2020). BURUH DALAM SEJARAH INDONESIA: STUDI TENTANG AKTIVITAS BURUH PADA MASA PEMERINTAH KOLONIAL BELANDA PERIODE 1870-1942. ISTORIA: Jurnal Pendidikan Dan Sejarah, 16(2).
Utami, S. M. (2011). Pengaruh politik pintu terbuka terhadap masyarakat pedesaan di jawa. Paramita, 21(1), 16.
Zulyanti, M., Zuriatin, syahbuddin, & Gafar, A. H. (2025). Dampak Kebijakan Agraria Pemerintah Kolonial Belanda terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Petani di Pulau Jawa, 1870-1940. Fajar Historia Jurnal Ilmu Sejarah Dan Pendidikan, 9(2), 336–349.