Pendidikan Pancasila dan Karakter di Era Global

Authors

Nani Mediatati; Dionisius Heckie Puspoko Jati; Widyatmoko

Synopsis

SPESIFIKASI BUKU

Harga                    : Rp 200.000

Ukuran                  : 14,8 x 21 cm

Jumlah Halaman : 496 hal

Ketebalan Buku  : 1  cm

ISBN                       : On Proses

Deskripsi Buku   : Kehadiran buku ini merupakan salah satu upaya untuk memberikan sumbangan pemikiran bagi pengembangan Pendidikan Pancasila, khususnya dalam menghadapi berbagai perubahan sosial, budaya, politik, ekonomi, serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berlangsung semakin cepat di era global. Globalisasi telah membawa berbagai peluang sekaligus tantangan bagi kehidupan bangsa Indonesia. Kemajuan teknologi digital, keterbukaan informasi, interaksi antarbudaya, dan perkembangan masyarakat global memberikan kemudahan dalam berbagai aspek kehidupan. Namun demikian, perubahan tersebut juga dapat menghadirkan berbagai persoalan, seperti melemahnya penghayatan terhadap nilai-nilai kebangsaan, menurunnya kepedulian sosial, berkembangnya individualisme, intoleransi, serta berbagai bentuk penyimpangan perilaku yang tidak selaras dengan nilai-nilai Pancasila. Oleh karena itu, Pendidikan Pancasila memiliki peran yang semakin penting dalam membentuk warga negara yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter, integritas, tanggung jawab, dan kesadaran kebangsaan. Buku ini membahas Pendidikan Pancasila sebagai salah satu fondasi penting dalam membangun karakter bangsa. Pancasila tidak hanya dipahami sebagai dasar negara dan ideologi bangsa, tetapi juga sebagai sistem nilai, pandangan hidup, serta pedoman dalam bersikap dan bertindak dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Aktualisasi nilai-nilai Pancasila menjadi semakin relevan dalam menghadapi dinamika kehidupan global yang menuntut setiap individu untuk mampu beradaptasi tanpa kehilangan identitas dan jati diri sebagai bangsa Indonesia.

 

REFERENSI :

Berikut versi yang sudah saya rapikan dan seragamkan ke APA 7th edition. Nomor halaman 474–476 yang berasal dari buku/dokumen saya hapus, sedangkan DOI/URL tetap dipertahankan.

Abdullah, A., & Nurhaeni. (2020). Pendidikan humanis dalam perspektif pendidikan Islam. Jurnal Ilmiah Islamic Resources, 17(2), 76–94. https://doi.org/10.33096/jiir.v17i2.84

Achadi, M. W., & Fithriyana, N. L. (2020). Integration of Pancasila values in student books of Islamic Religious Education and Character at high school level. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 17(2), 119–136. https://doi.org/10.14421/jpai.2020.172-02

Adha, M. M., & Perdana, D. R. (2020). Pendidikan Pancasila. Graha Ilmu.

Agustinova, D. E. (2020). Urgensi humanisme dalam pendidikan abad ke-21. Socia: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial, 17(2), 173–188. https://doi.org/10.21831/socia.v17i2.53011

Ahsanulkhaq, M. (2019). Membentuk karakter religius peserta didik melalui metode pembiasaan. Jurnal Prakarsa Paedagogia, 2(1), 21–33. https://doi.org/10.24176/jpp.v2i1.4312

Arif, D. B. (2016). Pendidikan kewarganegaraan untuk pembangunan karakter bangsa. Ombak.

Aryani, E. D., Fadjrin, N., Azzahro’, T. A., & Fitriono, R. A. (2022). Implementasi nilai-nilai Pancasila dalam pendidikan karakter. Gema Keadilan, 9(3), 186–198. https://doi.org/10.14710/gk.2022.16430

Azzahra, T., & Prasetiyo, W. H. (2022). Integrasi pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dengan budaya sekolah Islam bagi karakter peserta didik. Jurnal Moral Kemasyarakatan, 7(2), 120–129. https://doi.org/10.21067/jmk.v7i2.7319

Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, & Arsip Nasional Republik Indonesia. (2024). Naskah sumber arsip dasar negara I: Masa sidang pertama Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK) 29 Mei s.d. 1 Juni 1945. Badan Pembinaan Ideologi Pancasila.

Badan Pembinaan Ideologi Pancasila. (2020). Pancasila dalam tindakan melalui gotong royong menuju Indonesia maju. Badan Pembinaan Ideologi Pancasila.

Banks, J. A. (2008). Diversity, group identity, and citizenship education in a global age. Educational Researcher, 37(3), 129–139. https://doi.org/10.3102/0013189X08317501

Barker, C. (2008). Cultural studies: Theory and practice (3rd ed.). SAGE Publications.

Bates, A. W. (2019). Teaching in a digital age: Guidelines for designing teaching and learning (2nd ed.). Tony Bates Associates Ltd.

Berkowitz, M. W., & Bier, M. C. (2005). What works in character education: A research-driven guide for educators. Character Education Partnership.

Brata, I. B., & Wartha, I. B. N. (2017). Lahirnya Pancasila sebagai pemersatu bangsa Indonesia. Jurnal Santiaji Pendidikan, 7(1), 120–132. https://doi.org/10.31227/osf.io/zaj95

Budimansyah, D. (2010). Penguatan pendidikan kewarganegaraan untuk membangun karakter bangsa. Widya Aksara Press.

Castells, M. (2010a). The power of identity (2nd ed.). Wiley-Blackwell.

Castells, M. (2010b). The rise of the network society (2nd ed.). Wiley-Blackwell.

Cogan, J. J., & Derricott, R. (1998). Citizenship education for the 21st century: An international perspective on education. Kogan Page.

Damon, W. (2002). Bringing in a new era in character education. Hoover Institution Press.

Davidson, M., Lickona, T., & Khmelkov, V. (2008). Smart & good schools: A new paradigm for high school character education. In L. P. Nucci & D. Narvaez (Eds.), Handbook of moral and character education (pp. 370–390). Routledge.

Dewantara, K. H. (2013). Ki Hadjar Dewantara: Bagian pertama—Pendidikan. Majelis Luhur Persatuan Taman Siswa.

Dewey, J. (1916). Democracy and education: An introduction to the philosophy of education. Macmillan.

Dharin, A., Ma’arif, M. A., Hermawan, M. A., Yuslam, Y., Anantama, A., & Hamdi, S. (2026). Integrating Pancasila values and Islamic culture: Developing an instructional module for character strengthening in Islamic elementary schools. Jurnal Pendidikan Islam, 12(1), 105–120. https://doi.org/10.15575/jpi.v12i1.48576

Elkind, D., & Sweet, F. (2004). How to do character education. International Journal of Educational Research, 3(1), 1–10. http://www.goodcharacter.com/Article_4.html

Erikson, E. H. (1968). Identity: Youth and crisis. W. W. Norton & Company.

Falahain, M., & Santosa, S. (2026). The role of the Merdeka Curriculum in strengthening the Pancasila Student Profile through Islamic Religious Education: A qualitative literature review. Journal of Islamic Education and Ethics, 4(1). https://doi.org/10.18196/jiee.v4i1.100

Fitriani. (2024). Integrasi karakter (beriman, bertakwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia) pada pembelajaran Pendidikan Pancasila di SMP Negeri 26 Makassar. SUPREMASI: Jurnal Pemikiran, Kajian Ilmu-Ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya. https://doi.org/10.26858/supremasi.v19i2.64995

Freire, P. (2000). Pedagogy of the oppressed (30th anniversary ed.). Continuum.

Fullan, M., & Langworthy, M. (2014). A rich seam: How new pedagogies find deep learning. Pearson.

Geertz, C. (1973). The interpretation of cultures. Basic Books.

Giddens, A. (1990). The consequences of modernity. Polity Press.

Halawati, M., Pusparini, D., & Yana, M. (2025). Implementasi pembelajaran nilai-nilai Pancasila terhadap pembentukan karakter religius anak usia 5–6 tahun. Al-Irsyad: Journal of Education Science, 4(2). https://doi.org/10.58917/aijes.v4i2.239

Held, D., McGrew, A., Goldblatt, D., & Perraton, J. (1999). Global transformations: Politics, economics and culture. Stanford University Press.

Hobbs, R. (2010). Digital and media literacy: A plan of action. Aspen Institute.

Holmes, W., Bialik, M., & Fadel, C. (2019). Artificial intelligence in education: Promises and implications for teaching and learning. Center for Curriculum Redesign.

Published

September 24, 2026

Details about the available publication format: Pratinjau Buku

Pratinjau Buku

Physical Dimensions

Details about the available publication format: Beli Buku

Beli Buku

Physical Dimensions