Buku Seni Budaya Lembata SMP/MTs

Authors

Yus Mochamad Cholily, Kristoforus Lera, Antonius Da Silva, Antonius Trisanto Tukan, Fransiskus Terong, Arnoldus Bala, Kristina Yuliana Ule Seka, Emanuel Begu; Andreas FX Lawe Odung, Kasmirus Tepi, Idham Kamaludin Paokuma, Yohanes Kia Wuwur, Melkior Muda Making, Yoakim Make Making,; Mariana Ningsi Dara, Hyronimus Lado, Maria Florida Sada, Emanuel Tanah, Baiduri, Beti Istanti Suwandayani, Tyas Deviana,; Kuncahyono; Arina Restian, Vivi Kurnia Herviani

Synopsis

Buku ini terbagi menjadi 3 Jilid :

Buku Seni Budaya Lembata SMP/MTs Kelas VII

SPESIFIKASI BUKU

Harga                    : Rp 65.000

Ukuran                  : 21 x 29,7 cm

Jumlah Halaman : 152 hal 

Ketebalan Buku  : 1,2  cm

ISBN                       : 978-623-448-298-0

 

Buku Seni Budaya Lembata SMP/MTs VIII

SPESIFIKASI BUKU

Harga                    : Rp 65.000

Ukuran                  : 21 x 29,7 cm

Jumlah Halaman : 128 hal

Ketebalan Buku  : 1,1  cm

ISBN                       : 978-623-448-299-7

 

Buku Seni Budaya Lembata SMP/MTs IX

SPESIFIKASI BUKU

Harga                    : Rp 85.000

Ukuran                  : 21 x 29,7 cm

Jumlah Halaman : 164 hal

Ketebalan Buku  : 1,7  cm

ISBN                       : 978-623-448-300-0

Deskripsi Buku   :

Berdasarkan Permendikbud Nomor 79 Tahun 2014 tentang Muatan Lokal dan Permendikbudristek Nomor 7 Tahun 2022 tentang Standar Isi, dijelaskan bahwa Muatan Lokal (Mulok) adalah bahan kajian atau mata pelajaran pada satuan pendidikan yang berisi muatan dan proses pembelajaran tentang potensi dan keunikan lokal. Isi muatan lokal tersebut dapat berupa Seni Budaya, Prakarya, Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan, Bahasa dan atau Teknologi. Muatan lokal dapat diartikan sebagai program pendidikan yang isi dan media penyampaiannya dikaitkan dengan lingkungan alam, lingkungan sosial dan lingkungan budaya serta kebutuhan pembangunan daerah setempat yang perlu diajarkan kepada peserta didik. Muatan lokal diberikan untuk mengakrabkan peserta didik dengan lingkungan dan budaya setempat, melatih peserta didik berpikir analitis, dan dapat mengembangkan potensi peserta didik. Sebagai bentuk implementasi kurikulum muatan lokal di Kabupaten Lembata, buku muatan lokal seni dan budaya Lembata ini disusun untuk menjadi panduan pembelajaran muatan lokal seni dan budaya pada sekolah-sekolah di Kabupaten Lembata. Buku ini menjabarkan usaha minimal yang harus dilakukan siswa untuk mencapai kompetensi yang diharapkan yakni pemahaman siswa akan pentingnya seni dan budaya lokal Lembata sebagai warisan berharga nenek moyang Lembata yang mengandung nilai dan norma yang bisa dijadikan pedoman hidup. Kabupaten Lembata memiliki dua rumpun budaya, yakni Budaya Lamaholot dan Budaya Kedang. Kedua budaya yang berbeda namun berada dalam sebuah pulau, menjadikan Lembata sebagai sebuah Kabupaten yang unik dan berbeda dari daerah yang lain. Kekhasan dan keunikan budaya ini terwujud dalam lagu-lagu, ritual adat, busana daerah, dan tarian daerah yang diwariskan secara turun temurun. Ada ritual adat penangkapan ikan paus di Lamalera dan pesta kacang di Ile ape, ada juga tarian daerah seperti Tari Perang, Dolo-dolo, Tarian Lava, Tarian Oba, dan Sole Oha. Ada juga tenun ikat Ile Ape dan Atadei, serta berbagai tradisi dan budaya unik lainnya. Semua keragaman seni dan budaya ini menjadi harta yang tak ternilai untuk kita, menjadi arah dan pedoman hidup.

Chapters

  • Buku Seni Budaya Lembata SMP/MTs Kelas VII
  • Seni Budaya Lembata SMP/MTs Kelas VIII
  • Buku Seni Budaya Lembata SMP/MTs Kelas IX

Published

November 9, 2022