Pembentukan Karakter Peserta Didik Yang Unggul

Authors

Rudiarman Purba; Wawan Arinto Lingga; Anjelius Parapat ; Olopai Simanjuntak; Anita Rajagukguk; Santa Simanjuntak; Kharisma Sipayung; Lusyanna Pakpahan ; Eryani Pakpahan; Sianipar Yulianty; Morinna Saragih

Synopsis

SPESIFIKASI BUKU

Harga                    : Rp 85.000

Ukuran                  : 14,8 x 21 cm

Jumlah Halaman : 182  hal

Ketebalan Buku  : 1  cm

ISBN                       : 978-623-448-703-9

Deskripsi Buku   : Karakter adalah nilai dasar yang membangun pribadi seseorang, berupa serangkaian sikap, perilaku, motivasi dan keterampilan yang terbentuk karena pengaruh hereditas maupun pengaruh lingkungan serta menjadi pendorong, penggerak, dan membedakannya dengan individu lain. Karakter merupakan sesuatu yang terdapat pada individu yang menjadi ciri khas kepribadian yang berbeda dengan orang lain berupa sikap, pikiran, dan tindakan. Karakter seseorang dengan orang lainpun tidak akan sama meskipun mereka dilahirkan sebagai orang yang sama atau kembar, situasi yang dialami oleh seseorang dengan orang lain akan selalu mempengaruhi kehidupan serta cara dalam pembentukan karakter jiwa serta wataknya. Karakter juga menjadi ciri khas yang dimiliki individu yang berkaitan dengan kualitas (mental atau moral), akhlak (budi pekerti), jati diri seseorang untuk bekerja sama baik dalam keluarga, masyarakat, bangsa maupun negara. Karakteristik adalah realisasi perkembangan positif sebagai individu (intelektual, sosial, emosional, dan etika). Individu yang berkarakter baik adalah seseorang yang berusaha melakukan hal terbaik. Pendidikan dan manusia, diakui atau tidak antara keduanya tidak bisa dipisahkan. Hal ini dapat dipahami dari UU RI NO. 20 Tahun 2003 Pasal 1 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang menyatakan bahwa Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan belajar dan proses pemelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, ahlak mulia serta | ii keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Oleh sebab itu, hubungan antara karakter peserta didik sangat erat hubungannya dimana adanya keterkaitan antara keduanya. Karakter peserta didik merupakan kebiassaan tingkah laku peserta didik dalam menunjang kegiatan pembelajaran. Pada hakekatnya, Pendidikan karakter tersebut didefinisikan sebagai usaha menanamkan kebiasaan-kebiasaan yang baik (habituation) sehingga peserta didik mampu bersikap dan bertindak bersandarkan nilai-nilai yang telah menjadi kepribadiannya. Pendidikan Karakter harus selalu diajarkan, dijadikan kebiasaan, dilatih secara konsisten dan kemudian barulah menjadi karakter bagi peserta didik. Guru sangat berperan dalam penguatan pendidikan karakter bagi anak didiknya, dimana guru harus mencontohkan apa yang disampaikan dan akan ditiru oleh anak didiknya. Keteladanan yang dicontohkan oleh guru akan memudahkan penerapan nilai-nilai karakter bagi peserta didik. Guru adalah seorang yang digugu dan ditiru. Di gugu diartikan adalah apa saja yang disampaikan oleh guru, baik lisan maupun tulisan dapat dipercaya dan diyakini kebenarannya oleh semua peserta didik. Sedangkan ditiru artinya sebagai seorang guru harus menjadi suri tauladan dalam setiap perbuatannya. Sehingga dapat disimpulkan bahwa guru dijadikan panutan dan teladan bagi semua anak didiknya. Apabila guru tidak memahami karakteristik peserta didik maka peserta didik tidak akan mengalami perkembangan, potensi belajarnya melemah, dan mobilitas perkembangan anak monoton atau tidak bervariasi. Akhirnya karena potensi peserta didik merupakan dasar dalam menentukan masa depan maka harus diperhatikan, karena | iii menurut sebuah penelitian mutakhir menunjukan bahwa otak manusia terdiri atas bermilyar-milyar sel aktif.

Published

November 18, 2023

Details about the available publication format: Pratinjau Buku

Pratinjau Buku

Physical Dimensions

Details about the available publication format: Beli Buku

Beli Buku

Physical Dimensions